Assalamu Alaikum Wr.Wb
Seminar di Athirah Bone awal bulan Januari 2018 lalu yang diisi oleh Ust. Kamal Kepala AQL Makassar sungguh sangat menarik. Tema yang dibahas yaitu supra rasional. Ust. Kamal mengisahkan perjalanan hidupnya yang tidak masuk akal. Menjadi guru ngaji tanpa gaji. Berani menikah padahal tidak punya penghasilan yang jelas. Namun semua dilaluinya dan tetap bisa menghidupi istrinya. Sampai punya anak juga bisa aqiqah padahal anaknya 3 orang pertama lahir laki laki semua. Lebih mahal karena kambingnya dua ekor.
Sampai akhirnya Ust. Kamal hijrah ke Makassar dan membina Rumah Tahfizh Gratis. Ada santri 120 orang. Tinggal di kawasan elit Bukit Baruga. Biaya kontrak rumah saja bisa 100 an juta pertahun. Listrik dan air 20 an juta perbulan. Belum lagi makan dan minum, honor pengajar dan sebagainya. Bisa 100 an juta per bulan. Tidak mungkin mengandalkan gaji pribadi.
Dari mana semua biaya tersebut? Tetap dari sumbangan donatur cuma jalan mendapatkannya yang tidak umum. Tidak ada proposal dan iklan penggalangan dana. Ust. Kamal hanya menceritakan aktivitasnya. Akhirnya banyak orang yang Allah gerakkan hatinya untuk membantu.
Ada juga cari lain yaitu sedekah ilmu. Tiap hari santri beliau yang sudah remaja mengajar anak TK dan SD Athirah menghafal Al Qur'an dengan Metode Kaisa. Beliau tidak mau digaji. Alasannya "saya punya kebutuhan yang banyak. Maka saya ingin mengetuk pintu langit Allah yang Maha Kaya dengan cara santri saya mengajarkan Al Qur'an sebagai sedekah ilmu".
Apa hasilnya? Semua kebutuhan santri terpenuhi dan datang saat dibutuhkan dari jalan yang tak pernah disangka-sangka. Suatu hari setelah isi pengajian tiba-tiba ada yang beri 20 juta dari orang yang tidak dikenal. Ternyata memang lagi ada kebutuhan sejumlah 20 juta untuk beli tempat tidur santri putra. Dana itu pun langsung dibawa ke toko meubel.
Itulah supra rasional. Didasari keyakinan bahwa semua rejeki dari Allah SWT. Bagi Allah tidak ada yang sulit. Allah dalam surat At Thalaq ayat 3 menjanjikan bagi orang yang bertakwa akan diberikan rejeki dari jalan yang tak terduga.
Pada sesi tanya jawab di seminar itu seorang santri bertanya apa amalan yang dilakukan Ust. Kamal sehingga mendapatkan rejeki yang supra rasional. Beliau pun menceritakan tentang Alm KH. Lanre Said pimpinan Pesantren Tuju-Tuju Bone yang menjadi gurunya. Pesantren ini dulu santrinya ribuan dan juga gratis. Pak Kiyai sangat yakin Allah akan memberi makan santrinya jika 3 syarat bisa dipenuhi. Apa syaratnya?
Pak Kiyai pernah berucap " selama saya masih mendahulukan kepentingan dakwah dan pesantren dari pada kepentingan pribadi, tidak melakukan dosa besar dan tidak pernah berbohong maka saya yakin rejeki kalian masih ada di sini". Demikianlah kehidupan beliau. Sangat sederhana. Rumah kecil seadanya. Semua pikiran dan usahanya untuk dakwah. Tidak pernah berpikir bisa dapat apa dengan posisinya sebagai Kiyai pesantren. Lalu tidak pernah melakukan dosa besar dan tidak pernah berbohong. Dengan 3 amalan itu maka pak Kyai yakin Allah akan mengabulkan permohonannya dan memenuhi kebutuhannya.
Itulah yang juga dijaga dan diamalkan oleh Ust. Kamal. Meskipun donatur sudah banyak bahkan di kawasan Kayu Agung saja ada 3 rumah yang total harganya lebih dari 5 Milyar yang dititipkan kepadanya. Berarti orang sangat percaya padanya. Tapi hidupnya tetap sederhana. Tidak menggunakan kesempatan itu untuk kepentingan pribadi.
Apa mau juga mendapatkan rejeki supra rasional? Silakan amalkan 3 amalan tersebut. Selamat mencoba.
Penulis,
Syamril, S.T., M.Pd.
Direktur Sekolah Islam Athirah